Senin, 28 November 2016

Contoh Produk Eco-Design (Tugas Ekologi Industri)

Nama : Fadhil Hadiantoro
NIM   : 1201164111
Kelas  : TI 40-10
Dosen : Bapak Abdul Malik Firdaus

Penerapan Eco-Design Dalam Produk Garbex

    Penumpukan sampah plastik adalah salah satu masalah yang sulit untuk di selesaikan. Tentunya hal ini dikarenakan banyaknya orang yang masih menggunakan plastik untuk menjadi bahan suatu produk ataupun menjadi media untuk mengangkut suatu barang ataupun belanjaan. Pada bidang pertanian dan perkebunan, biasanya plastik digunakan sebagai polybag. Fungsi dari polybag itu sendiri adalah sebagai media tumbuh tanaman yang masih muda sebelum dipindahkan ke lahan yang lebih luas.
            Pada umumnya, saat tanaman sudah mulai besar dan akarnya pun telah kuat untuk menembus polybag, tanaman tersebut akan dipindahkan ke media tanah yang lebih besar oleh petani. Karena tanaman yang sudah besar tidak memerlukan polybag lagi sebagai medianya, pada umumnya petani membuang bekas polybag tersebut. Bisa kita bayangkan bila di Indonesia banyak petani yang menggunakan polybag sebagai media tanam maka banyak pula sampah plastik yang dihasilkan dari penggunaan polybag ini.
            Leonardo Bayu Adi Putera, adalah seorang yang memiliki ide untuk menyelesaikan masalah akibat penumpukan sampah plastik yang diakibatkan dari penggunaan polybag. Ia mengikuti kompetisi Black Innovation pada tahun 2010 untuk memperkenalkan ide jeniusnya dalam mendesain suatu produk bertema ramah lingkungan yang ia namakan “Garbex”
            Garbex adalah pot tempat menanam berbagai tanaman yang biasanya menggunakan plastic polybag sebagai media tanamnya. Polybag memang sudah biasa dipakai sebagai tempat penyemaian sebelum tanaman dipindahkan.



        Dengan Garbex, polybag tidak perlu dipakai lagi. Alat ini bisa dibuka. Bayangkan saja pot bongkar pasang. Ada kaitan dibagian bawah yang memungkinkan Garbex dibuka dan tanaman dipindahkan ke lahan yang telah dipersiapkan. Jadi, Garbex ini bisa digunakan berulang-ulang kali. Selain menghemat pembelian polybag juga menjaga lingkungan dari penumpukan sampah plastik.
            Saran yang mungkin dapat saya tambahkan adalah dari segi material yang digunakan. Apabila garbex menggunakan besi sebagai bahan pembuatnya, maka jauh lebih baik jika bahan dasar tersebut diganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan seperti conwood. Conwood adalah material pengganti kayu yang terbuat dari 70% semen dan 30% serat selulosa. Produk ini diklaim ramah lingkungan karena produk ini tidak menghasilkan limbah. Dalam arti lain, produk ini dapat didaur ulang kembali.

Saran kedua dari saya adalah dalam pewarnaan garbex itu sendiri. Seharusnya garbex diwarnai dengan warna yang agak gelap. Karena warna gelap dapat menyerap sinar matahari yang datang dan sinar matahari adalah senyawa yang dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis. Sehingga jika garbex dicat menggunakan warna gelap, tentunya produk ini menjadi lebih maksimal nilai fungsinya. 
Sumber:
1. http://www.mediabangunan.com/2013/08/conwood-solusi-pengganti-kayu.html
2. http://campurandom.blogspot.co.id/2012/03/7-alat-pilihan-yang-unik-dan-inovatif.html

30 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. untuk tumbuhan yang dapat di tanam, berapa jangka waktu terlama tumbuhan ditanam di garbex ini??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk tumbuhan, biasanya di letakkan pada garbex selama kurang lebih 3 bulan :)

      Hapus
    2. hebat sekali ini pertanyaan saudara desyam ardianto ini memang patut dicontoh dari anda

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Maaf saudara Fadhil, saya ingin bertanya. Apakah ada perawatan khusus untuk Garbex dan kira-kira produk Garbex tersebut tahan berapa lama ya? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarny tidak ada perawatan khusus. hanya saja mungkin perlu di bersihkan rutin beberapa bulan sekali supaya garbex nya tetap terlihat bagus:)

      Hapus
  4. Assalamu'alaikum saudara fadhil disini saya ingin bertanya tentang pewarnaan pada garbex, bukan lah pewarana kebanyakan mengeluarkan limbah yg berbahaya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pertanyaannya, pewarnaan disini masih dalam batas wajar. Memang cat warna mengandung bahan kimia yang berbahaya. Tapi jika pemakaian nya hanya dalam lingkup kecil. Saya kira itu masih aman digunakan.

      Hapus
  5. wah saudari sophia yasmine cukup jeli juga untuk menanyakan hal ini yaaa.

    BalasHapus
  6. Selamat malam. Saya ingin bertanya apakah cara kerja garbex ini sama dengan pot tanaman yang lainnya? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaa betul sekali saudari shafirra, penggunaan garbex ini sama seperti cara menggunakan atau menanam tumbuhan di polibex. Terima kasih pertanyaannya yaaa

      Hapus
  7. kenapa saudara ingin mengeluarkan produk garbex ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pertanyaannya saudara dimas, saya berfikir bahwa penggunaan plastik sebagai bahan utama polybag sangat tidak efektif dan menambah limbah di lingkungan. Sehingga saya berharap bahwa garbex ini dapat menjadi solusi dari masalah tersebut

      Hapus
  8. apakah garbex ini memiliki jangka waktu tertentu untuk penggunaannya? seperti contoh polybag setelah sekali digunakan lalu dibuang, apakah yang dapat dilakukan apabila garbex ini sudah tidak bisa digunakan lagi?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih saudari adin atas pertanyaannya, jangka waktu dari produk ini bisa tahan lama. Mungkin bisa sekitar kurang lebih 2 tahun.
      Jika memang garbex sudah rusak, hal yang saya lakukan adalah dengan mendaur ulang produk tersebut. Karena garbex terbuat dari conwood yang bisa didaur ulang.

      Hapus
  9. Apakah hanya bahan dari Conwood saja yang saudara pakai?apakah ada bahan lain selai dari itu?Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas pertanyaannya, mungkin ada bahan yang lain yang bisa digunakan. Namun saya menyarankan untuk menggunakan conwood karena material ini sangat ramah lingkungan dan mirip seperti kayu. Jadi saat masyarakat menggunakan garbex, mereka tidak terlalu tabu dengan bahan yang digunakan untuk membuat produk ini karena mirup seperti kayu.

      Hapus
  10. bagaimana jika produk garbex ini laku dipasaran ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pertanyaannya, saya kira jika produk ini laku dipasaran berarti misi utama dalam desain eco desain yang telah dirancang bisa terpakai oleh masyarakat. Dan itu merupakan sebuah apresiasi bagi sang pencetus ide produk ini :)

      Hapus
  11. apakah produk tersebut memang d buat menempel 5 seperti contoh dari gambar? jika produk ini d guenakan dalam penjualan bibit tanaman lalu pembeli hanya ingin membeli satu bibit bagaimana solusinya? trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pertanyaannya, memang betul garbex dapat menampung 5 tanaman sekaligus. Namun jika memang sang pemilik hanya ingin menanam 1 bibit saja, tentunya tidak menjadi masalah jika lahan yang lainnya kosong. Karena itu di desain hanya untuk menambah kan nilai fungsi produk ini :)

      Hapus
  12. Apakah produk tersebut mempunyai pembuangan air? karena jika tidak maka air yang masuk baik dari hujan ataupun penyiraman jika terlalu banyak maka membuat tumbuhan bisa mati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih pertanyaannya, tentunya ada lubang dibagian bawah produk ini yang berfungsi sebagai pembuangan air yang terlalu banyak

      Hapus
  13. adakah bahan ramah lingkungan lain selain garbex?

    BalasHapus
  14. menurut anda, apakah ada bentuk lain selain tabung yang dapat menjadi desain garbex ini ?

    BalasHapus
  15. Apa konsumen yang dituju dalam pembuatan produk ini?

    BalasHapus
  16. saudara fadhil saya ingin bertanya, berapa kali garbex dapat digunakan dan selain ramah lingkungan apakah garbex dapat didaur ulang setelah rusak? jika bias didaur ulang sebagai apa dan bagaimana efisiensinya?

    BalasHapus
  17. berapa lama garbex ini bisa digunakan ?

    BalasHapus
  18. Berikan jawaban atas pertanyaan teman-temannya diatas ya. Untuk Garbex ini belum menggunakan prinsip ecodesign hanya sebagai alternatif alat saja.

    BalasHapus